Blog

Your blog category

Yang Tak Diucapkan, Tapi Didoakan dalam Diam

Sebuah refleksi oleh Leonardus Devi Ada masa ketika hidup terasa terlalu sunyi untuk dijelaskan dengan kata. Kita mencoba berbicara, menulis, bahkan menangis—namun tak ada yang benar-benar mewakili isi hati. Lalu pada akhirnya, kita memilih diam. Bukan karena menyerah, tapi karena hanya lewat diam kita bisa benar-benar mendengar diri sendiri. Aku sering melihat momen ini di […]

Yang Tak Diucapkan, Tapi Didoakan dalam Diam Read More »

MENEMUKAN DIRI DI TENGAH PATAH : Sebuah catatan tentang resilience

Menjadi hipnoterapis dan trainer membuatku bertemu begitu banyak wajah manusia. Sebagian datang dengan semangat, sebagian lain datang dengan mata yang menyimpan lelah. Ada yang hidupnya terasa berhenti setelah kehilangan, ada yang bertahun-tahun berjuang dengan rasa tidak cukup, dan ada pula yang sekadar ingin mengerti kenapa hatinya terasa kosong meski semua terlihat baik-baik saja. Di ruang-ruang

MENEMUKAN DIRI DI TENGAH PATAH : Sebuah catatan tentang resilience Read More »

Maaf, Tahun Ini Kami Tidak Membuat Gerakan Kesehatan Mental

Pagi ini, linimasa penuh warna hijau dan biru.Tagar World Mental Health Day kembali ramai.Di antara semua unggahan dan ajakan, kami terdiam cukup lama. Bukan karena kami lupa.Bukan karena kami berhenti peduli.Tapi karena tahun ini, kami ingin belajar untuk diam sejenak. Diam, Bukan Berarti Berhenti Peduli Beberapa tahun terakhir, kami begitu bersemangat membuat gerakan.Kampanye, webinar, kelas,

Maaf, Tahun Ini Kami Tidak Membuat Gerakan Kesehatan Mental Read More »

Hidup Bukan Tentang Kontrol, Tapi Tentang Melepaskan

Ada saat-saat dalam hidup ketika kita merasa harus mengendalikan segalanya.Pekerjaan harus sesuai rencana, hubungan harus berjalan ideal, masa depan harus jelas.Namun, semakin keras kita menggenggam, justru semakin mudah hal itu terlepas. Kenyataannya, hidup tidak selalu tunduk pada keinginan kita. Ada hal-hal yang bisa diatur, tetapi ada banyak hal lain yang di luar kendali. Di titik

Hidup Bukan Tentang Kontrol, Tapi Tentang Melepaskan Read More »

Memaafkan Diri Sendiri: Awal dari Kedamaian Batin

Kisah Sehari-hari Raka sering teringat satu keputusan di masa lalu yang menurutnya salah. Setiap kali ia mencoba melangkah maju, bayangan itu muncul dan menghantam dirinya dengan rasa bersalah. “Kalau saja waktu itu aku lebih bijak… mungkin semuanya berbeda.”Namun, semakin ia menghukum dirinya, semakin berat hidup terasa. Baca juga : Healing Bukan Lari dari Masalah, Tapi

Memaafkan Diri Sendiri: Awal dari Kedamaian Batin Read More »

Saat Hidup Terasa Kosong: Apa yang Sebenarnya Kita Cari?

Kisah Sehari-hari Dina punya semua yang kelihatannya “lengkap.” Pekerjaan tetap, sahabat yang peduli, bahkan keluarga yang mendukung. Tapi setiap malam, saat ia berbaring di tempat tidur, ada ruang kosong di dalam dirinya yang sulit dijelaskan. “Kenapa ya, hidupku seperti hampa? Padahal tidak ada masalah besar…”Perasaan kosong ini sering kali membuatnya bingung: apa yang sebenarnya ia

Saat Hidup Terasa Kosong: Apa yang Sebenarnya Kita Cari? Read More »

Kenapa Kita Sering Menyalahkan Diri Sendiri? Memahami Inner Critic

Kisah Sehari-hari Bayu baru saja gagal dalam wawancara kerja. Sepanjang perjalanan pulang, kepalanya dipenuhi suara-suara seperti:“Kamu memang gak pantas.”“Kenapa jawabannya jelek banget? Harusnya kamu bisa lebih baik.”“Orang lain pasti lebih pintar darimu.” Suara-suara itu tidak datang dari orang lain, tapi dari dirinya sendiri. Inilah yang disebut inner critic—suara batin yang terus mengkritik, menghakimi, bahkan menyalahkan

Kenapa Kita Sering Menyalahkan Diri Sendiri? Memahami Inner Critic Read More »

Bahagia Itu Bukan Tujuan, Tapi Perjalanan

Sebuah Kisah Sehari-hari Andi adalah seorang profesional muda yang bekerja keras di kota besar. Ia selalu berkata pada dirinya sendiri:“Kalau aku dapat promosi, aku pasti bahagia.”“Kalau aku punya rumah sendiri, aku pasti tenang.”“Kalau aku menikah, barulah hidupku lengkap.” Namun, setelah semua itu tercapai, rasa puas hanya bertahan sebentar. Setelah itu, muncul lagi daftar baru: gaji

Bahagia Itu Bukan Tujuan, Tapi Perjalanan Read More »

Self-Healing Bukan Tentang Pelarian, Tapi Pengakuan

Di tengah tekanan hidup yang semakin kompleks, istilah self-healing menjadi semakin populer. Banyak orang mulai mencari jalan untuk menyembuhkan diri dari luka batin, stres, trauma, hingga kelelahan emosional. Tapi sayangnya, tak jarang konsep self-healing disalahpahami. Beberapa orang menganggapnya sebagai bentuk pelarian dari masalah atau justifikasi untuk menghindari tanggung jawab. Padahal, self-healing yang sesungguhnya bukan tentang

Self-Healing Bukan Tentang Pelarian, Tapi Pengakuan Read More »

Kalau Kamu Terus Memendam, Siapa yang Akan Menyelamatkanmu?

Kamu tetap datang kerja. Tetap bisa tertawa saat berkumpul dengan teman. Tapi di dalam hati, rasanya seperti menahan napas yang tak kunjung dilepaskan. Memendam perasaan bukan hal asing. Banyak dari kita melakukannya. Tapi pertanyaannya: sampai kapan? Kenapa Kita Memilih Memendam? Setiap orang punya alasan berbeda, tapi beberapa hal yang paling umum adalah: 1. Takut Dianggap

Kalau Kamu Terus Memendam, Siapa yang Akan Menyelamatkanmu? Read More »